{"id":114,"date":"2023-07-16T23:35:16","date_gmt":"2023-07-16T23:35:16","guid":{"rendered":"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/"},"modified":"2023-07-16T23:35:16","modified_gmt":"2023-07-16T23:35:16","slug":"gravitasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/","title":{"rendered":"Hitung gaya gravitasi"},"content":{"rendered":"<p>Gravitasi merupakan suatu gejala alam yang menimbulkan gaya tarik menarik antara dua atau lebih benda fisik yang bermassa, hal ini menjelaskan percepatan yang dialami suatu benda bila berdekatan dengan benda lain. <strong>Gaya gravitasi<\/strong> atau <strong>gaya tarik gravitasi<\/strong> dapat dihitung dari massa dua benda atau lebih serta jarak antar keduanya. Selanjutnya akan kami jelaskan cara menghitungnya dan apa saja pengaruhnya.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"calculadora-de-gravedad\"> <span id=\"Calculadora_de_gravedad\">kalkulator gravitasi<\/span><\/h2>\n<p> Dengan alat berikut Anda dapat menghitung gaya gravitasi antara dua benda. Pengoperasiannya sangat sederhana, Anda hanya perlu memasukkan nilai kedua massa dan jarak lokasinya. Selanjutnya Anda tinggal menekan tombol \u201cHitung\u201d dan Anda akan langsung mendapatkan <strong>hasil yang sangat akurat<\/strong> .<\/p>\n<p><title> kalkulator gravitasi<\/title><script language=\"javascript\"><\/p>\n<p>function calculadoraGravedad(){\n  var primeraMasa = document.getElementById ('primeraMasa').value;\n  primeraMasa = primeraMasa.toString().replace(',', '.');\n  var segundaMasa = document.getElementById ('segundaMasa').value;\n  segundaMasa = segundaMasa.toString().replace(',', '.');\n  var distancia = document.getElementById ('distancia').value;\n  distancia = distancia.toString().replace(',', '.');\n  var resultado = (6.6742 * Math.pow(10,-11) * primeraMasa * segundaMasa) \/ Math.pow(distancia,2);\n  resultado = resultado.toString().replace('.', ',');\n  document.getElementById ('resultado').value = resultado;\n}<\/p>\n<p><\/script><\/p>\n<form onsubmit=\"javascript: calculadoraGravedad();return (false);\">Misa pertama:<input type=\"text\" name=\"primeraMasa\" id=\"primeraMasa\" placeholder=\"Kg\"><\/p>\n<p> Misa kedua:<input type=\"text\" name=\"segundaMasa\" id=\"segundaMasa\" placeholder=\"Kg\"><\/p>\n<p> Jarak: <input type=\"text\" name=\"distancia\" id=\"distancia\" placeholder=\"m\"><input type=\"submit\" value=\"Menghitung\"><\/p>\n<p> Gaya gravitasi:<input type=\"text\" name=\"resultado\" id=\"resultado\" readonly=\"readonly\"> m\/s\u00b2<\/p>\n<\/form>\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"la-ley-de-la-gravitacion-universal\"> <span id=\"La_ley_de_la_gravitacion_universal\">Hukum gravitasi universal<\/span><\/h2>\n<p> Hukum ini menetapkan gaya tarik menarik antara dua benda atau lebih yang bermassa. Jadi, apa yang dikatakan oleh hukum ini (terlepas dari rumus gravitasi universal yang terkenal) adalah bahwa semakin besar suatu benda dan semakin dekat jaraknya satu sama lain, semakin besar pula gaya tarik-menariknya.<\/p>\n<p> Oleh karena itu, jika konsep ini diterapkan pada astrofisika, semakin besar objek yang diteliti (benda astronomi), maka gaya gravitasinya juga akan semakin besar. <strong>Hubungan proporsional<\/strong> ini memberi kita sedikit gambaran tentang cara kerja gravitasi, namun jika Anda ingin mempelajari cara menghitung nilai pasti gravitasi, kami menyarankan Anda untuk terus membaca.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"formula-de-la-gravedad\"> rumus gravitasi<\/h3>\n<p> Untuk menghitung gaya tarik menarik antara dua benda kita menerapkan rumus berikut: <\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/mathority.org\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/formule-de-gravite.webp\" data-src=\"\" alt=\"rumus gravitasi\" class=\"wp-image-6386 lazyload\" width=\"264\" height=\"139\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><figcaption> rumus gravitasi universal<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<p> Variabel berikut terlibat dalam persamaan: massa benda pertama (m1), massa benda kedua (m2), jarak (d) dan konstanta gravitasi (G) = 6,6742 \u00b7 10 <sup>-11<\/sup> . Jika Anda mengetahui semua nilai ini, Anda kemudian dapat <strong>menghitung gaya tarik menarik<\/strong> yang dihasilkan gravitasi antara dua benda. Perhatikan bahwa massa harus dinyatakan dalam kilogram, jarak dalam meter dan hasilnya akan diperoleh dalam Newton, satuan yang sesuai dengan gaya.<\/p>\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"el-newton\"> newtonnya<\/h4>\n<p> Newton (N) adalah <strong>satuan pengukuran gaya<\/strong> dalam SI (Sistem Satuan Internasional), yang diambil dari nama fisikawan Isaac Newton. Pengertiannya adalah gaya yang diterapkan selama satu detik pada benda bermassa satu kilogram sehingga benda tersebut bergerak dengan kecepatan 1 m\/s dibandingkan kecepatan sebelumnya. Dengan kata lain, <strong>1 Newton = 1 Kg x (m\/s) <sup>2<\/sup><\/strong> . Definisi ini didasarkan pada <a href=\"https:\/\/www.fisicalab.com\/apartado\/principio-fundamental\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">hukum kedua Newton atau prinsip dasar<\/a> .<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"formulas-derivadas\"> rumus turunan<\/h3>\n<p> Dari <strong>rumus gravitasi universal,<\/strong> kita dapat mengisolasi berbagai variabel, bergantung pada apa yang ingin kita hitung. Karena mereka tidak selalu bertanya kepada kita tentang gaya yang dihasilkan oleh gravitasi, mereka mungkin juga meminta kita menghitung jarak antara dua benda, atau salah satu massa. Meskipun demikian, Anda tidak boleh menghafal ketiga rumus di bawah ini karena Anda dapat menyimpulkannya dari rumus pertama yang kami ajarkan kepada Anda. <\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"569\" height=\"287\" src=\"https:\/\/mathority.org\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/formule-universelle-de-gravitation.webp\" data-src=\"\" alt=\"rumus gravitasi universal\" class=\"wp-image-6389 lazyload\" data-srcset=\"https:\/\/micalculadoracientifica.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Formula-gravitacion-universal.png 569w, https:\/\/micalculadoracientifica.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Formula-gravitacion-universal-500x252.png 500w\" sizes=\"auto, \" srcset=\"\"><figcaption> Rumus yang berasal dari gravitasi universal <\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"fuerza-de-atraccion-entre-varios-cuerpos\"> kekuatan tarik-menarik antara berbagai benda<\/h3>\n<p> Ketika kita ingin menghitung gaya tarik menarik antara lebih dari dua benda, kita tidak dapat menggunakan rumus yang telah kita komentari sebelumnya, karena kita akan kehilangan variabel. Inilah sebabnya mengapa gaya gravitasi terhadap salah satu massa perlu dihitung dengan menggunakan metode lain. Kami melakukan ini dengan <strong>menambahkan kekuatan tarik-menarik<\/strong> semua benda. Agar lebih jelas, kita perlu mengikuti rumus berikut: <\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"408\" height=\"158\" src=\"https:\/\/mathority.org\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/force-attractive-de-divers-corps.webp\" data-src=\"\" alt=\"kekuatan menarik dari berbagai benda\" class=\"wp-image-6393 lazyload\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<\/div>\n<p> Pada dasarnya kita harus menghitung dengan rumus gravitasi yang telah kita komentari di awal, gaya tarik menarik semua benda yang membentuk sistem <strong>terhadap massa tertentu<\/strong> , dalam contoh kita menggunakan massa 1. Sekali Anda memiliki nilai semua gaya, Anda cukup menjumlahkannya. Dengan cara ini Anda mendapatkan gaya gravitasi yang bekerja pada massa yang bersangkutan. Prosedur matematis ini dapat diterapkan pada himpunan bermassa hingga tak terhingga.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"conclusiones-sobre-la-fuerza-gravitatoria\"> <span id=\"Conclusiones_sobre_la_fuerza_gravitatoria\">Kesimpulan tentang gaya gravitasi<\/span><\/h2>\n<p> Ringkasnya, kita dapat mengatakan bahwa gaya gravitasi bergantung langsung pada massa dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Yang bisa disimpulkan langsung melalui rumus matematika yang kami sebutkan di awal artikel ini.<\/p>\n<p> Terakhir, kami juga ingin menambahkan rumus yang memungkinkan kami mengetahui <strong>intensitas medan gravitasi<\/strong> atau <strong>percepatan gravitasi<\/strong> di suatu titik. Ungkapan ini berasal dari rumus gravitasi universal dan rumus hukum kedua Newton (F = mxa). Di bawah ini Anda dapat melihat apa yang kami maksud. <\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"188\" height=\"156\" src=\"https:\/\/mathority.org\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/formule-dintensite-du-champ-gravitationnel.webp\" data-src=\"\" alt=\"Rumus intensitas medan gravitasi\" class=\"wp-image-6396 lazyload\" srcset=\"\" sizes=\"auto, \"><\/figure>\n<\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"gravedad-de-la-tierra\"> <span id=\"Gravedad_de_la_Tierra\">gravitasi bumi<\/span><\/h2>\n<p> Selain itu, kami ingin menjelaskan bahwa <strong>nilai gravitasi bumi<\/strong> adalah percepatan yang diterima benda dari planet bumi. Percepatan ini dibentuk oleh penjumlahan gaya tarik menarik yang dihasilkan planet dan gaya sentrifugal atau rotasi planet. Nilai pasti gravitasi bumi <strong>setara dengan 9,80665 m\/s <sup>2<\/sup><\/strong> atau <strong>1 <em>g<\/em><\/strong> . Hal ini karena <em>g<\/em> sama dengan gravitasi bumi.<\/p>\n<p> Saat kita menghitung gaya tarik menarik antara Bumi dan benda lain, kita harus memperhitungkan bahwa jarak adalah <strong>jumlah jari-jari planet ditambah ketinggian<\/strong> letak benda. Ini adalah sesuatu yang dilupakan banyak orang, tetapi penting untuk menjumlahkan kedua jarak tersebut sebelum menerapkan rumus gravitasi, jika tidak, hasilnya akan salah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gravitasi merupakan suatu gejala alam yang menimbulkan gaya tarik menarik antara dua atau lebih benda fisik yang bermassa, hal ini menjelaskan percepatan yang dialami suatu benda bila berdekatan dengan benda lain. Gaya gravitasi atau gaya tarik gravitasi dapat dihitung dari massa dua benda atau lebih serta jarak antar keduanya. Selanjutnya akan kami jelaskan cara menghitungnya &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Hitung gaya gravitasi<\/span> Selengkapnya &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"","footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-114","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kalkulator-online"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hitung gaya gravitasi - Mathority<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hitung gaya gravitasi - Mathority\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Gravitasi merupakan suatu gejala alam yang menimbulkan gaya tarik menarik antara dua atau lebih benda fisik yang bermassa, hal ini menjelaskan percepatan yang dialami suatu benda bila berdekatan dengan benda lain. Gaya gravitasi atau gaya tarik gravitasi dapat dihitung dari massa dua benda atau lebih serta jarak antar keduanya. Selanjutnya akan kami jelaskan cara menghitungnya &hellip; Hitung gaya gravitasi Selengkapnya &raquo;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-16T23:35:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mathority.org\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/formule-de-gravite.webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tim Mathority\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tim Mathority\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/\"},\"author\":{\"name\":\"Tim Mathority\",\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/#\/schema\/person\/ea4523caf53a07e2ebf32e306a925b38\"},\"headline\":\"Hitung gaya gravitasi\",\"datePublished\":\"2023-07-16T23:35:16+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-16T23:35:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/\"},\"wordCount\":730,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Kalkulator online\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/\",\"url\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/\",\"name\":\"Hitung gaya gravitasi - Mathority\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-07-16T23:35:16+00:00\",\"dateModified\":\"2023-07-16T23:35:16+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hitung gaya gravitasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/\",\"name\":\"Mathority\",\"description\":\"Di mana rasa ingin tahu bertemu dengan perhitungan!\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/#organization\",\"name\":\"Mathority\",\"url\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/mathority-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/mathority-logo.png\",\"width\":703,\"height\":151,\"caption\":\"Mathority\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/#\/schema\/person\/ea4523caf53a07e2ebf32e306a925b38\",\"name\":\"Tim Mathority\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/mathority.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8a35e4c8616d1c34c03ca02862b580f4372c5650665668489db53a09579bbc4f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8a35e4c8616d1c34c03ca02862b580f4372c5650665668489db53a09579bbc4f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tim Mathority\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/mathority.org\/id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hitung gaya gravitasi - Mathority","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hitung gaya gravitasi - Mathority","og_description":"Gravitasi merupakan suatu gejala alam yang menimbulkan gaya tarik menarik antara dua atau lebih benda fisik yang bermassa, hal ini menjelaskan percepatan yang dialami suatu benda bila berdekatan dengan benda lain. Gaya gravitasi atau gaya tarik gravitasi dapat dihitung dari massa dua benda atau lebih serta jarak antar keduanya. Selanjutnya akan kami jelaskan cara menghitungnya &hellip; Hitung gaya gravitasi Selengkapnya &raquo;","og_url":"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/","article_published_time":"2023-07-16T23:35:16+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/mathority.org\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/formule-de-gravite.webp"}],"author":"Tim Mathority","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Tim Mathority","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/"},"author":{"name":"Tim Mathority","@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/#\/schema\/person\/ea4523caf53a07e2ebf32e306a925b38"},"headline":"Hitung gaya gravitasi","datePublished":"2023-07-16T23:35:16+00:00","dateModified":"2023-07-16T23:35:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/"},"wordCount":730,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/#organization"},"articleSection":["Kalkulator online"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/","url":"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/","name":"Hitung gaya gravitasi - Mathority","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/#website"},"datePublished":"2023-07-16T23:35:16+00:00","dateModified":"2023-07-16T23:35:16+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/gravitasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mathority.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hitung gaya gravitasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/#website","url":"https:\/\/mathority.org\/id\/","name":"Mathority","description":"Di mana rasa ingin tahu bertemu dengan perhitungan!","publisher":{"@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mathority.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/#organization","name":"Mathority","url":"https:\/\/mathority.org\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mathority.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/mathority-logo.png","contentUrl":"https:\/\/mathority.org\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/mathority-logo.png","width":703,"height":151,"caption":"Mathority"},"image":{"@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/#\/schema\/person\/ea4523caf53a07e2ebf32e306a925b38","name":"Tim Mathority","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/mathority.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8a35e4c8616d1c34c03ca02862b580f4372c5650665668489db53a09579bbc4f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8a35e4c8616d1c34c03ca02862b580f4372c5650665668489db53a09579bbc4f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tim Mathority"},"sameAs":["http:\/\/mathority.org\/id"]}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mathority.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mathority.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mathority.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mathority.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mathority.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=114"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/mathority.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mathority.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=114"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mathority.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=114"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mathority.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=114"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}